Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pendakian Gunung Bismo Via Silandak, Gunung Tersembunyi di Wonosobo


Pendakian Gunung Bismo, Gunung Tersembunyi di Wonosobo



Via Cilandak


Gunung Bismo merupakan gunung  yang berada di daerah Kabupaten Wonosobo. Gunung bismo terletak di sebelah utara kabupaten wonosobo ,Gunung bismo  berada di sekitar  daerah dataran tinggi daerah  Dieng Wonosobo.
Gunung yang memiliki ketinggian sekitar 2.200 Mdpl ini masih perawan dan belum banyak dijamah manusia. Gunung Bismo sendiri memiliki medan yang ckup luas dan dipenuhi dengan jurang-jurang terjal membuat pemandangan semakin indah.
Untuk mencapai puncak gunung Bismo anda haurs bisa melalui banyak pilihan tempat seperti jalur via sikunang, via pulosari, dan via dewoduwur tapi menurut saya medan yang paling mudah adalah dengan via melalui dusun Silandak, Desa Slukatan, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo. 


Karena jika melewati jalur ini jalan sampai ke puncak sudah jelas dan mudah karena sering dilewati orang, sedangkan kalau lewat jalan lain tidak jelas jalannya dan masih seperti gunung yang belum pernah  di jammah oleh  manusia.
untuk pendakian gunung bismo pihak warga belum menyediakan basecamp ataupun post pendakian untuk sampai ke puncak, dan gunung ini masih sangat sepi karena belum banyak pendaki gunung yang mengetahuinya, hanya terlihat di kanan kiri pohon-pohon dan semak, setelah melewati dusun Silandak kita masih harus melewati tanah pertanian milik warga setempat, jalur yang sama ini juga bisa dilewati dari desa di baratnya silandak seperti dari desa Melikan dan Buntu Dero Duwur. Setelah melewati tanah pertanian, kita akan melewati hutan semak dan ilalang.

Baca Juga: Pendakian Gunung Merbabu Via Selo Boyolali
Medan Gunung Bismo:
Medan Gunung Bismo masih alami. Medan untuk sampai puncak gunung anda harus melewati rumput ilalang yang masih tinggi-tinggi, dan anda harus melewati jurang-jurang yang di kategorikan cukup curam.
Pendakian Gunung Bismo Via Silandak
Pict:darunnajah.com



Pendakian Gunung Bismo Via Silandak
Pict:darunnajah.com



Pendakian Gunung Bismo Via Silandak
Pict:darunnajah.com

Waktu Pendakian:
Pendakian Gunung Bismo Via Silandak
Route Gunung Bismo




Pendakian Gunung Bismo Via Silandak
Peta Munuju Desa Silandak

Perjalanan untuk  sampai puncak gunung bismo bisa kita dampat tempuh dalam waktu sekitar 3-4 jam, untuk para pendaki yang terbiasa dengan medan yang cukup terjal anda bisa mencapai puncak gunung dengan waktu 2 jam saja.
Kita harus hati hati , pasalnya setelah melewati hutan yang masih cukup belantara  kita akan memutari pinggiran puncak gunung untuk sampai ke puncak tertinggi, di samping akan kita lihat celah gunung yang sangat dalam, pemandangan yang sangat indah sedikit mengerikan karena kita harus berjalan di jalan setapak sempit yang dikelilingi jurang yang sangat dalam.

Baca Juga: 8 Tips mendaki Ketika Musim Hujan
Tips Mendaki Gunung Bismo:
1. Mempersiapkan Fisik dan Mental
Tips pendakian gunung bismo adalah mempersiapkan fisik dan mental seperti dengan melakukan olah raga secara rutin agar badan tidak kaget saat melakukan pendakian. Minimal 2 minggu sebelum pendakian olahraga rutin seperti jogging dan lari.
2. Mempelajari Medan dan Route
Penguasaan tentang medan dan rute gunung bismo merupakan sebuah hal yang sangat penting. Paling tidak jika anda melakukan pendakian harus ada 1-2 orang yang paham betul tentang medan gunung dan mengatahui rute dan jalur pendakian.
3. Jas Hujan
Jas hujan sangatlah diperlukan untuk melindungi tubuh dan seisi tas jika turun hujan saat pendakian. Sebab seringkali cuaca di gunung kurang bersahabat dan turun hujan yang cukup lebat. Apabila hujan cukup deras, ada baiknya berhenti sejenak dan mendirikan tenda sementara untuk berteduh. Hindari juga menggunakan telepon genggam atau gadget ketika sedang turun hujan yang berpotensi petir.
4.  Meminta Berhenti Jika Capek
Sebagai pendaki pemula pastinya kemampuan dalam mendaki tidak seperti merekan yang sudah terbiasa, maka kamu tidak perlu malu berkata capek dan minta untuk berhenti sejenak. Daripada di paksakan malah tidak baik.
5.Tidak Merusak Alam dan Menjaga Lingkungan .
Menikmati keindahan alam tanpa merusak atau menyakiti alam tentu akan semakin indah. Oleh karena itu selama melakukan pendakian sebaiknya anda harus menghindari sifat yang dapat merusak dan merugikan keindahan dan keseimbangan alam seperti melakukan aksi coret-coret (vandalisme), menebang tumbuhan sembarangan, menangkap hewan, memetik bunga (seperti edelweiss), maupun membuang sampah non-organik.
Buang sampah sembarangan, terutama sampah plastic karena sampah plastic lama untuk terutai yang dihasilkan selama pendakian hendaknya dikumpulkan dalam kantong plastik dan dibawa turun gunung dan dibuang di tempat sampah di pos pendakian. Sesuai dengan kesepakatan semboyan atau pegangan teguh yang biasanya dipegang oleh para pencinta alam:  jangan pernah meninggalkan apapun di gunung kecuali tapak kaki dan kenangan.
Jika anda menyalakan api unggun, matikanlah api unggun tersebut  hingga betul-betul padam termasuk bara apinya dengan menyiram air atau menutupnya dengan tanah. Ketika anda akan membuang putung rokok, matikan dulu bara apinya. Ini untuk menghindari terjadinya kebakaran hutan yang sedang marak terjadi.
Setelahnya, banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari mendaki gunung seperti, kerja sama tim, jangan egois,  toleransi, tolong-menolong, melatih mental dan fisik dan melatih jiwa raga kita agar menjadi manusia yang mantab jasmani dan rohani.
Jika anda sudah mematuhi peraturan di atas , harapanya para pendaki pemula dapat terlaksana sesuai harapan dan terhindarkan dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti tersesat ataupun terkena hipotermia. Karena pada prinsipnya, sebuah pendakian gunung bukanlah sekedar untuk mencapai puncak gunung belaka, namun juga mesti mampu kembali pulang.