Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Misteri Gunung Tidar dan Kisah Syekh Subakir di Tanah Jawa


Gunung Tidar adalah sebuah gunung yang berada di Kabupaten Magelang. Konon Gunung Tidar ini menjadi awal kisah Syekh Subakir dan pertempuran Sabdo Palon. Gunung tidar merupakan pusat atau titik tengah Pulau Jawa. dahulu gunung ini masih berupa hutan yang masih alami dan belum terjamah oleh manusia, konon tidak ada seorangpun yang berani tinggal digunung ini.

Pada tahun 1200 M. Sultan Mohammed Al-Fatih yang berasal dari Turki mendapat sebuah mimpi atau petunjuk, bahwa beliau mendapat petunjuk untuk menaklukan atau menyebarkan agama islam di pulau jawa ini.

Setelah berdiskusi dengan para wali, Sultan Mohammed Al-Fatih mengutus seorang wali ahli ilmu batin yang Bernama Syekh Tambun Aly Bin Syekhbaqir  atau yang biasa disebut Syekh Syubakir, beliau adalah ulama yang berasal dari negara iran, beliau diutus sultan Mehmed untuk menyebarkan agama islam di pulau jawa tepatnya digunung tidar yang memili ketinggian 503 mdpl.

Legenda Paku Tanah Jawa 

Sebagian masyarakat pulau jawa meyakini bahwa Gunung Tidar merupakan penyeimbang Pulau Jawa. menurut cerita dahulu Pulau Jawa bebentuk perahu yang setiap saat bisa bergejolak, Dahulu pulau jawa dihuni oleh beberapa jenis jin yang sangat kuat yang berpusat di gunung tidar ini.


Setelah Syekh Syubakir tiba ditanah jawa, beliau langsung menuju magelang tepatnya digunung Tidar. beliau menancapkan sebuah paku untuk menetralisir pulau jawa dan hasilnya penguninya seperti makhluk astral melarikan diri ke selatan atau tepatnya di pantai selatan

Banyak yang berpendapat bahwa Kyai Semar dan sebagian bala tentaranya melarikan diri ke timur dan konon hingga sekarang menempati daerah Gunung Merapi. Wilayah ini masih di percaya sebagian masyarakat sebagai wilayah yang angker.

Bahkan sebagian lagi anak buah Kiai Semar banyak yang melarikan diri ke alas Roban, bahkan ke Gunung Srandil ada juga beberapa yang lari ke pantai selatan.

Tombak bekas pemakuan syekh subakir itu sekarang masih dijaga oleh masyarakat dan dimakamkan di puncak Gunung Tidar dengan nama makam Tombak Kiai Panjang. Dengan adanya Paku sakti itu, maka amanlah Gunung Tidar dari kekuasaan para jin dan mahluk halus. 


Syekh Subakir akhirnya memboyong para sahabat-sahabatnya untuk membuka tempat tinggal baru Di Gunung Tidar dan sekitarnya.

Baca juga: Kisah Mister Gunung Andong


Kompleks Pemakan Syekh Syubakir



Bukan sekedar kawasan wisata biasa, Gunung Tidar memiliki area pemakaman yang selalu ramai oleh peziarah yang ingin mengirimkan doa-doa kepada para alim ulama yang dimakamkan. Terdapat makam Syekh Subakir, Syekh Jangkung, dan Kyai Semar. Terdapat juga makam Kyai Sepanjang, tombak yang digunakan oleh Syekh Subakir untuk menaklukan Pulau Jawa.