Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kakek Berjubah Putih dan Nyi Linggi, Penunggu Gunung Ciremai

Gunung Ciremai adalah gunung yang berada didaerah Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka. gunung ini dikelola oleh Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) Gunung Ciremai memiliki ketinggian 3078 Mdpl diatas permukaan laut. Gunung Ciremai juga disebut sebagai atap Jawa Barat karena gunung ini menjadi gunung tertinggi di Provinisi Jawa Barat.


Kakek Berjubah Putih, Mitos Gunung Ciremai

Seperti halnya dengan gunung-gunung indoneisa lainya, Gunung Ciremai juga memiliki kisah misteri sama halnya dengan gunung lawu yang memiliki banyak kejadian dimasa lampau, Konon gunung lawu juga menjadi tempat bersemedinya atau moksnaya Prabu Brawijaya.

Hal yang sama terjadi digunung Ciremai gunung yang dijuluki atap jawa barat juga memiliki kisah mistis dengan sendirinya, konon gunung ini juga tempat bersemedi Sunan Gunung Jati dan Sunung Gunung Giri. Berikut ini adalah cerita mistis tentang Gunung Ciremai.

1.Penampakan kakek Berjubah Putih

Menurut beberapa cerita dari basecamp, beberapa pendaki melaporkan pernah melihat sosok lelaki tua berjubah putih dibatu lingga. Penampakan itu bukan yang pertama kali, misteri kumunculanya bisa diartikan dengan Legenda batu lingga yang dimana tempat ini digunakan oleh Sunan Gunung Jati untuk bersemedi.

Menurut cerita, dahulu portugis sangat berambisi untuk menguasi pulau jawa, khusunya Jawa Barat. Para penjajah portugis mempunyai niat untuk menghabisi ulama karena pengaruh ulama dijawa sangat kuat dalam menantang penjajagan portugis.

Karena kerasanya terhadap penjajah, Sunan Giri memutuskan untuk pergi ke Gunung Ciremai untuk melakukan rencana pembrontakan kepada Portugis.

Dalam perjalanan menuju Gunung Ciremai, rombongan Sunan Giri ditununtun oleh kakek yang bernama Satria Kawirangan, Satria Kawairangan sendiri adalah kakek dari Sunan Giri. karena kakek sunan giri sudah sepuh, ia memutuskan untuk memperilahkan Sunan Giri berserta romobongan untuk melanjutkan perjalnanya.

Baca Juga:Daftar Gunung di Provinsi Sumatera Utara

Sembari beristirahat, Satria Kawirangan bersemedi diatas batu yang cukup besar, Sepulanganya Sunan Giri berserta romobonganya, Satria Kawirangan untuk tetap bersemedi diatas batu itu sampai akhir hayatnya.

Mendengan kabar bahwa kakeknya meninggal diatas batu itu, Sunan Giri pergi ke batu itu dan bersemedi diatasnya sebagai penghormatan atas meninggalnya almarhum kakeknya. Dari situ kita tahu bahwa sosok berbaju putih yang sering menampakan diri adalah kakek Sunan Gunung Jati.


2.Penampakan Nyi Linggi dan dua ekor macannya

Penampakan yang satu ini sering dijumpai oleh para pendaki. penampakan perempuan tua yang biasa disebut dengan 'Nyi Linggi' ini tidak bisa dipisahkan dengan persemeduan Sunan Gunung Jatu dibatu tempat bersemedinya, pasca persemediaan Sunan Giri untuk meruskan persemedian kakeknya, Nyi Lingggi bersemedi dengan maksud untuk mendapatkan kekuatan kesaktian.

Menurut ceritanya Nyi Linggi meninggal tidak jauh dari tempat persemediaanyaa yang sudah tuntas. Ketika nyi linggi meninggal binatang pengikutnya yaitu dua macan juga ikut menghilang. Seketika itu banyak para pendaki yang percaya bahwa arwah Nyi Linggi masih ada disekitaran Gunung Ciremai. Terkadang ada beberapa pendaki yang sering menjumpai keberadaan sosok perempuan tua dan dua ekor macan peliharaanya.


3.Suara Gamelan Jawa yang Misterius.

Kejadian yang satu ini sering menimpa kalangan para pendaki. menurut beberapa pengalaman para pendaki ia sering mendengan gamelan jawa misterius, hal ini juga sering terjadi dibeberapa gunung lainya seperti gunung merapi, gunung slamet dan gunung lawu.

Banyak yang berpendapat bahwa suara gamelan misterius ini adalah sambutan dari sosok penunggu Gunung Ciremai. ada juga yang beranggapan kejadian itu adalah teguran karena para pendatang digunung Ciremai tidak menaati peraturan atau norma yang ada di Gunung Ciremai.

Baca Juga: Misteri Gunung Andong


4. Misteri Tanjakan Bapa Tere

Tanjakan Bapa Tere adalah sebuah tanjakaan yang berada Gunung Ciremai dan memiliki diketinggian 2200 mdpl. konon tanjakan itu menyimpan kisah misterius, seperti halnya tanjakan Cinta yang berada di Gunung Semeru yang memiliki cerita mitosnya. Tanjakan Bapa Tere adalah tanjakan yang mempunyai arti 'Bapak Tiri'.

Ada yang berpendapat dengan penamaan Tanjakan Bapa Tere. Menurut pengalaman pendaki yang pernah melewatinya, ia melihat sosok bapak yang mengajak anak tirinya untuk mendaki Gunung Ciremai. Namun ketika menuruni gunung tersebut, sang anak tewas dibunuh oleh bapak tirinya.