Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

5 Jalur Pendakian Gunung Bismo, Temanggung Jawa Tengah

Gunung Bismo adalah salah satu gunung yang berada di Watu Malang, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Gunung Bismo terletak disebelah Kabupaten Wonosobo, Tepatnya di dataran tinggi Dieng Wonosobo.

Gunung Bismo sendiri memiliki ketinggian 2.365 Mdpl, gunung ini masih tergolong gunung yang masih perawan atau belum banyak dilalui oleh para pendaki. Puncak gunung bismo sendiri bernama puncak Hastinapura di ketinggian 2338 Mdpl.

Bagi par pendaki yang ingin mendaki Gunung Bismo kalian bisa memilih jalur pendakian, Gunung Bismo sendiri memiliki empat jalur pendakian yaitu Gunung Bismo via Sikunang, Gunung Bismo via Pulosari, Gunung Bismo via Silandak dan Gunung Bismo via Dewoduru. Berikut ini adalah 5 jalur resmi pendakian gunung bismo.

1.Gunung Bismo Via Maron

5 Jalur Pendakian Gunung Bismo
Foto (ig/febridwiriyadi)

Bismo via Maron menjadi salah satu jalur yang sering dilalui oleh para pendaki, karena disepanjang perjalanan para pendaki akan disuguhkan dengan pepohonan yang rindang dan segarnya udara pegunungan khas dieng

Perjalanan menuju puncak bismo via maron masih tergolong mudah, banyak pendaki yang melalui basecamp maron karena trek pendakian tidak terlalu menguras tenaga. Sepanjang perjalanan pendaki akan melewati perkebunan milik warga.

Perjalanan menuju puncak bismo via maron masih tergolong mudah, banyak pendaki yang melalui basecamp maron karena trek pendakian tidak terlalu menguras tenaga. Sepanjang perjalanan pendaki akan melewati perkebunan milik warga.

Baca Juga:Pendakian Gunung Bismo via Maron

2.Gunung Bismo via Deroduwur

5 Jalur Pendakian Gunung Bismo
Foto (ig/stelladhina46)
Untuk pendakian Gunung Bismo via deroduwur kalian akan menemui trek yang cukup landai dan disuguhi pemandangan perbukitan yang cukup bagus, kalian akan menjumpai pepohonan dan semak-semak dan ilalang yang masih alami.

Jalur pendakian gunung bismo via Deroduwur biasa disebut dengan jalur Dewa brata karena trek jalur ini didominasi trek yang landai. Pemandangan disekitarnya terdiri dari ilalang, pohon kerucut dan rumput hijau yang masih alami.

Seteleh, sampai di pos dua (Hutan Pakis) pemdaki akan menghadapi trek pendakian yang berbeda dari pos satu, trek pos dua didominasi trek yang menanjak dan terdapat pepohonan yang rindang sepanjang jalur pendakian.


3.Gunung Bismo via Sikunang

5 Jalur Pendakian Gunung Bismo
Foto (ig/erliana27_)
Untuk pendakian Gunung Bismo via Sikunang pendaki akan menemui trek yang cukup landai dan disuguhi pemandangan perbukitan yang cukup bagus. Pendaki akan menjumpai pepohonan dan semak-semak serta ilalang yang masih alami. Basecamp sikunang masih tergolong sepi karena banyak pendaki yang memilih jalur silandak.

Estiminasi Pendakian Gunung Bismo via Sikunang kurang lebih memakan waktu sekitar 2-4 jam, kalian dapat menempuh pendakian dengan lebih cepat asalkan memiliki fisik yang cukup bagus.

Berbeda halnya dengan basecamp gunung bismo yang lainya, bismo via Sikunang dapat kalian tempuh lebih cepat. Perjalanan untuk mencapai puncak Gunung Bismo trek yang dilalui lebih mudah dan sangat direkomendasikan untuk pendaki pemula

Selain itu, kalian juga bisa berwisata sekaligus ke kawasan pengunungan Dieng. karena Gunung Bismo masih satu kawasan dengan Pegunungan Dieng.


4.Gunung Bismo via Pulosari

5 Jalur Pendakian Gunung Bismo
Foto (ig/ ikealfaa__)

Jalur pendakian gunung Bismo via Pulosari menjadi jalur yang baru dibuka belum lama ini. Jalur ini memiliki basecamp yang cukup bagus dan rapi. Selain itu di sekitar basecamp terdapat juga warung yang menjual pernak-pernik gunung seperti gantungan kunci, baju, makanan dan minuman.

Jalur bismo via pulosari sekarang mulai dikenal oleh para pendaki, jalur ini memiliki medan yang landai dan beberapa tanjakan. Sesampainya dipuncak, pendaki juga dapat melihat gunung prau, gunung sumbing dan gunung sindoro. 

5.Gunung Bismo via Silandak

5 Jalur Pendakian Gunung Bismo
Foto (ig/appletain7)
Pendakian Gunung Bismo via Silandak pihak warga belum menyediakan basecamp ataupun pos pendakian untuk sampai ke puncak. Perjalanan menuju puncak gunung bismo via jalur silandakmasih tergolong sepi karena belum banyak pendaki yang mengetahui basecamp silandak.

Sepanjang perjalanan pendaki dapat melihat pohon-pohon dan semak, setelah melewati dusun Silandak pendaki masih harus melewati tanah pertanian milik warga setempat. Jalur yang sama ini juga bisa dilewati dari desa di baratnya silandak seperti dari desa Melikan dan Buntu Deroduwur. Setelah melewati tanah pertanian, pendaki akan melewati hutan semak dan ilalang.

Baca Juga:Pendakian Gunung Bismo via Silandak

Tips Mendaki Gunung Bismo:

1. Mempersiapkan Fisik dan Mental

Tips pendakian gunung bismo adalah mempersiapkan fisik dan mental seperti dengan melakukan olah raga secara rutin agar badan tidak kaget saat melakukan pendakian. Minimal 2 minggu sebelum pendakian olahraga rutin seperti jogging dan lari.

2. Mempelajari Medan dan Route

Penguasaan tentang medan dan rute gunung bismo merupakan sebuah hal yang sangat penting. Paling tidak jika anda melakukan pendakian harus ada 1-2 orang yang paham betul tentang medan gunung dan mengatahui rute dan jalur pendakian.

3. Jas Hujan

jas Hujan menjadi barang yang wajib dibawa saat mendaki. Sebab seringkali cuaca di gunung kurang bersahabat dan turun hujan yang cukup lebat. Apabila hujan cukup deras, ada baiknya berhenti sejenak dan mendirikan tenda sementara untuk berteduh. Hindari juga menggunakan telepon genggam atau gadget ketika sedang turun hujan yang berpotensi petir.

4. Meminta Berhenti Jika Capek

Saat mendaki gunung, jika salah satu teman dari rombongan kalian terdapat salah satu yang capek lebih baik untuk beristirahat terlebih dahulu. Bersantai sambil mengisi tenaga sangat dianjurkan untuk mengisi stamnina yang habis akibat trek pendakian yang cukup berat.

5.Tidak Merusak Alam dan Menjaga Lingkungan 

Menikmati keindahan alam tanpa merusak atau menyakiti alam tentu akan semakin indah. Oleh karena itu selama melakukan pendakian sebaiknya anda harus menghindari sifat yang dapat merusak dan merugikan keindahan dan keseimbangan alam seperti melakukan aksi coret-coret (vandalisme), menebang tumbuhan sembarangan, menangkap hewan, memetik bunga (seperti edelweiss), maupun membuang sampah non-organik.